Pilih Halaman

Apa itu Tes Hormon Seks?

A Tes Hormon Seksual Tes ini juga dikenal sebagai tes SHBG (Sex Hormone-Binding Globulin), karena mengukur kadar SHBG dalam darah Anda. SHBG adalah protein yang diproduksi oleh hati Anda yang menempel pada hormon seks seperti testosteron pada pria dan estrogen pada wanita. Kadar SHBG dalam darah Anda perlu tetap optimal karena mengontrol pengiriman hormon seks ke berbagai jaringan di tubuh Anda. tes hormon seks menentukan sejauh mana SHBG menempel pada Testosteron, Dihidrotestosteron (DHT), dan Estradiol (suatu bentuk estrogen).

Butuh Bantuan Medis?

Konsultasikan dengan Pakar Kesehatan Kami!

avatar dokter

Butuh Bantuan Medis?

Ada pertanyaan?

Mengapa Memilih Rumah Sakit Yashoda?

Yashoda Hospitals berkomitmen untuk menyediakan perawatan kelas dunia bagi pasien dari seluruh dunia. Dengan kombinasi unik antara teknologi mutakhir, perawatan intuitif, dan keunggulan klinis, kami adalah tujuan perawatan kesehatan bagi ribuan pasien internasional di India.

kosong
Perawatan Komprehensif

Dalam perjalanan menuju kesehatan yang baik, kami memahami bahwa penting bagi Anda untuk merasa seperti di rumah. Kami merencanakan semua aspek perjalanan Anda.

kosong
Dokter Ahli

Para spesialis berpengalaman melakukan operasi non-invasif dan minimal invasif untuk memberikan perawatan terbaik bagi pasien internasional.

kosong
Teknologi mutakhir

Rumah sakit kami dilengkapi dengan teknologi canggih untuk melakukan berbagai macam prosedur dan perawatan.

kosong
Keunggulan Klinis

Kami memberikan keunggulan dengan menyediakan layanan kesehatan yang cepat dan efisien serta melalui penelitian perintis yang membantu semua pasien kami di masa depan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A tes hormon seks dapat menentukan seberapa banyak globulin pengikat hormon seks (SHBG) yang mengikat testosteron, dihidrotestosteron, dan estradiol. Namun, biasanya digunakan untuk mengidentifikasi seberapa banyak testosteron yang dikirim ke berbagai jaringan tubuh. Oleh karena itu, hormon seks Hasil tes menunjukkan seberapa banyak testosteron yang ada di dalam tubuh.

Pria dan wanita memiliki kebutuhan yang berbeda dalam hal tes hormon seks. Jika Anda seorang pria yang mengalami gejala kadar testosteron rendah seperti penurunan libido dan kurangnya pertumbuhan rambut wajah, maka Anda mungkin memerlukan tes ini. Di sisi lain, jika wanita memiliki gejala testosteron tinggi, hal itu dapat memerlukan tes hormon seks. 

Tes ini biasanya tidak memiliki efek samping karena bersifat minimal invasif. Dokter atau tenaga paramedis mengambil sampel darah dari pembuluh darah di lengan Anda dengan bantuan jarum kecil. Meskipun proses ini mungkin terasa sakit sesaat bagi sebagian orang, rasa sakit tersebut tidak berlangsung lebih dari beberapa detik.

Kadar hormon (khususnya testosteron) diukur dalam nanogram per desiliter (ng/dL). Jika Anda laki-laki, maka kisaran normal hasil tes seharusnya menunjukkan kadar testosteron 270-1070 ng/dL. Tetapi jika Anda perempuan, maka kisaran ini seharusnya 15 hingga 70 ng/dL.

Jika Anda seorang pria di bawah usia 40 tahun dan mengalami gejala yang tidak biasa seperti kerontokan rambut (selain di kepala), penurunan berat badan akut (yaitu kehilangan massa otot), atau bahkan jerawat, maka Anda harus memeriksakan diri ke dokter. tes hormon seks Selesai. Ini akan membantu Anda memahami apakah Anda memiliki kadar testosteron rendah dalam tubuh Anda (yang mungkin merupakan penyebab yang mendasarinya). Jika Anda seorang wanita yang mengalami menstruasi tidak teratur, kelelahan, kecemasan, maka Anda harus melakukan tes ini.

Jika Anda memiliki kelebihan atau kekurangan hormon tertentu (baik itu testosteron, dihidrotestosteron, atau estradiol), dikatakan bahwa Anda memiliki kadar hormon yang abnormal. Untuk pria, kadar testosteron di bawah 270 dan di atas 1070 ng/dL dianggap abnormal. Sedangkan untuk wanita, kadar testosteron di bawah 15 dan di atas 70 ng/dL dianggap abnormal.

Karena kadar hormon biasanya dapat dideteksi dalam darah Anda, dokter Anda akan merekomendasikan tes hormon seks untuk memeriksa kadar hormon Anda. Dengan bantuan tes darah seperti ini, dokter Anda dapat menentukan kadar testosteron, estrogen, dan bahkan kortisol dalam darah Anda. Namun, tes ini tidak memiliki efek samping.

Tes untuk hormon seks seperti testosteron, dihidrotestosteron, estradiol, dan estrogen biasanya dikenal sebagai tes SHBG. SHBG adalah singkatan dari Sex Hormone Binding Globulin, yaitu sejenis protein yang diproduksi oleh hati Anda. Protein ini menempel pada hormon seks dan membantu mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh yang membutuhkannya.

Tes hormon dapat dilakukan menggunakan sampel darah, air liur, atau bahkan urin. Namun, tes hormon seks Menggunakan metode pengujian diagnostik untuk memeriksa kadar hormon dalam sampel darah. Jenis tes hormonal ini dapat dilakukan untuk mendeteksi kadar hormon seks seperti testosteron dan estrogen, serta hormon kelenjar adrenal seperti kortisol.

Hasil tes Anda tes hormon seks Hasil pengukuran biasanya dinyatakan dalam ng/dL atau pg/mL. Untuk pria, kadar testosteron normal adalah 270-1070 ng/dL atau 50-200 pg/mL, sedangkan untuk wanita adalah 15-70 ng/dL atau 0.8-9.2 pg/mL.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang cara membaca hasil tes Anda, Dapatkan pendapat kedua gratis dari para ahli kami di Rumah Sakit Yashoda hari ini.

Menjadwalkan sebuah pertemuan
dalam 2 menit